Aku rindu ingin bertemu
dengan Akunya AKU…
yaitu Satu Kekasih Yang Satu
Lelah….
Dengan segala kemauan diri
yang selalu ingin dituruti
Itulah perhiasan Lahir
Dengan segala kekuatan
yang belum dapat ditaklukan
Itulah potensi Bathin
Aku rindu ingin bertemu
Dengan Akunya AKU
Lelah….
Walaupun Aku harus bersusah-susah
Walaupun Aku harus berpayah-payah
Walaupun sakit terasa
yang membakar jiwa
Walaupun banyak orang menyangka
bahwa seakan Aku ini seperti orang gila
Semuanya itu dapat ditempuh
Dan harus ditempuh
Dan niscaya suatu saat pasti sampai kutempuh
Tinggal seberapa kuat diriku tuk menempuh
Lelah….
Apakah Aku harus menunggu hingga sampai umur 40 tahun nanti?...
Jika diibaratkan,
yaitu seperti Buah yang sudah matang,
akan jatuh
dan diambil oleh Pemiliknya
Lelah….
Aku harus tegas
untuk memutuskan pernyataan hati
sedini mungkin
Ya,… Aku tidak mau berpanjang kata
walaupun dengan berpanjang kata nantinya akan terurai semua kalam yang diajarkan-Nya
yaitu janji-Nya Wal Qolami wama yasturun…
Ya,…dengan tegas akhirnya ungkapan hati ini harus Ku-akhiri
Ya,…dengan tegas harus Ku-awali dengan langkah-langkah
yaitu langkah pertama yang menyambung menjadi jalan panjang
walaupun belum lurus selurus as-Shirat al-Mustaqim
walaupun masih tertatih-tatih
daripada harus menunggu
yang pada akhirnya menjadi orang dungu
Ya Allah
Ya Qawiyyu…, Ya Matiin…,
Ya Rahmaanu…, Ya Rahiim…,
Ya ‘Aalimu…, Ya Khabiir…,
Ya Haady…, Ya Muyassir…,
Tetapkanlah langkahku
dengan kekuatan-Mu
dengan curahan rahmat-Mu
dengan ilmu-Mu
dengan hidayah daripada-Mu
dengan iradah-Mu
maka mudahkanlah jalan hidupku
………………………………………………..
zumarAchmad
Asrama IMM Ciputat, 28 April 2009
Rabu, 27 Mei 2009
KAU Ajarkan AKU
Kau ajarkan Aku sebuah kalimat…
Dan itu telah Kau semat
Lalu kujadikan sebagai jimat…
Yaitu Sidji diemat-emat
Kutangguhkan hingga datang kiamat…
Kau ajarkan KekasihMu sebuah kalimat…
Yang berawal dari sebuah firasat
Yaitu ketika turunnya malaikat…
Lalu jadi hak walayat
Dan menjadi Khatim Nubuwwat…
Kau ajarkan Kami sebuah kalimat…
Darinya memancarkan cahaya keramat
Yaitu melalui pintu makrifat…
Selamat hingga akhir hayat
Itulah kalimat……
Yang menegaskan wahdaniyyat
Dari Adam hingga Muhammad
Ditutup di akhirnya pula satu kalimat…
Jadi dua kalimat
Yaitu penegasan kerasulan Muhammad
Nabi Muhammad pun bertanya?.....
Tahukah kamu sekalian ummat
Itulah dua kalimat syahadat
Ya Allah…..Ya Tuhan kami…..
Inilah jimat kami
Yang sering banyak manusia lupai
Yang banyak manusia tandingi
Bahkan diingkari…
Ya Allah… Ya Tuhan kami….
Inilah jimat kami
Tiada yang bisa menyelamatkan lagi
Kecuali dengan kunci ini
Selamatkan hamba Ya Rabbi…..
Untuk dapat kembali lagi
Tak habis rindu kami
zumarAchmad
15-Mei-2009, Asrama IMM Ciputat
Dan itu telah Kau semat
Lalu kujadikan sebagai jimat…
Yaitu Sidji diemat-emat
Kutangguhkan hingga datang kiamat…
Kau ajarkan KekasihMu sebuah kalimat…
Yang berawal dari sebuah firasat
Yaitu ketika turunnya malaikat…
Lalu jadi hak walayat
Dan menjadi Khatim Nubuwwat…
Kau ajarkan Kami sebuah kalimat…
Darinya memancarkan cahaya keramat
Yaitu melalui pintu makrifat…
Selamat hingga akhir hayat
Itulah kalimat……
Yang menegaskan wahdaniyyat
Dari Adam hingga Muhammad
Ditutup di akhirnya pula satu kalimat…
Jadi dua kalimat
Yaitu penegasan kerasulan Muhammad
Nabi Muhammad pun bertanya?.....
Tahukah kamu sekalian ummat
Itulah dua kalimat syahadat
Ya Allah…..Ya Tuhan kami…..
Inilah jimat kami
Yang sering banyak manusia lupai
Yang banyak manusia tandingi
Bahkan diingkari…
Ya Allah… Ya Tuhan kami….
Inilah jimat kami
Tiada yang bisa menyelamatkan lagi
Kecuali dengan kunci ini
Selamatkan hamba Ya Rabbi…..
Untuk dapat kembali lagi
Tak habis rindu kami
zumarAchmad
15-Mei-2009, Asrama IMM Ciputat
Langganan:
Komentar (Atom)